
Selain memberikan pelayanan prima, kata Anang, pihaknya juga berkewajiban mengedukasi jemaah, terutama pada jemaah yang sehat untuk ikut peduli dan membantu sesama jemaah yang memiliki keterbatasan gerak.
Untuk mendukung mobilitas, setiap hotel di Sektor 2 diwajibkan menyediakan minimal 10 kursi roda, di luar bantuan tambahan dari pihak sektor. Akses ramah kursi roda (ramp) juga dipastikan tersedia mulai dari jemaah turun dari bus hingga masuk ke dalam hotel.
Guna memastikan tidak ada jemaah lansia yang telantar, Tim Landis Sektor 2 pun menjalankan program Visitasi Hotel secara berkala. Melalui program ini, petugas memastikan empat kebutuhan utama jemaah lansia terpenuhi dengan baik.
Pertama, kebutuhan biologis dengan memastikan asupan nutrisi sesuai kondisi jemaah. Jika jemaah hanya bisa mengonsumsi bubur, petugas akan memastikan menu bubur tersedia.
Selain itu, sektor juga mendistribusikan logistik tambahan seperti popok dewasa (pampers), underpad, dan tisu basah untuk mengantisipasi masa tinggal jemaah yang cukup lama.








