
Setelah Jepang mundur, Keng dan Han kembali ke Singapura dan menjual biskuit buatan sendiri. Suatu hari Han menemukan mesin pembuat biskuit yang sudah rusak dari pabrik tempat mereka bekerja dulu.
Ia pun menciptakan lini produksi biskuit semiotomatis dengan rantai sepeda. Mesin ini menggerakkan biskuit dengan sistem konveyor melalui oven bata yang telah diakali sedemikian rupa.
Penjualan meningkat seiring tingginya kemampuan produksi. Pada 1947, Khong Guan Biscuit Factory (Singapore) Limited didirikan, menyusul pabrik di Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina.
Di tahun 1971 dimulai produksi biskuit Khong Guan dalam negeri di Surabaya, Jawa Timur. Pada Juni 1972 NV Giok San Kongsie berganti nama menjadi PT Khong Guan Biscuit Factory Indonesia, dan di tanggal 2 Maret 1976 nama perusahaan menjadi namanya saat ini.








