Moeslim.id | Islam adalah agama terbesar kedua di Ethiopia setelah Kristen. Pada tahun 2024, 31,5% penduduknya beragama Islam. Islam di Ethiopia berawal dari berdirinya agama tersebut pada tahun 615.
Para ulama Islam sepakat bahwa Najashi memberikan perlindungan kepada para pengungsi Muslim sekitar tahun 615-616 di Axum. Bilal ibn Ribah, muazin pertama, orang yang dipilih untuk menyeru umat beriman untuk shalat, dan salah satu sahabat terkemuka nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam,yang lahir di Mekah dari seorang ibu Abyssinia (Ethiopia).
Islam pada tahun 2007 merupakan agama terbesar kedua di Ethiopia dengan lebih dari 33,9% penduduk. Agama ini tiba di Tigray, utara Ethiopia, pada masa awal, tak lama sebelum hijrah.
Kerajaan Aksum di Ethiopia adalah negara asing pertama yang menerima Islam ketika agama ini belum dikenal di sebagian besar dunia. Kerajaan ini juga mendukung penyebarannya dan menjadikan Islam hadir di negara tersebut sejak zaman Muhammad (571-632). Islam dan Kristen adalah dua agama utama dan telah hidup berdampingan selama ratusan tahun.
Umat ​​Islam tiba di Kekaisaran Axum selama Hijrah sebagai murid awal dari Mekah, yang dianiaya oleh suku Quraisy yang berkuasa. Mereka diterima oleh penguasa Kristen Axum, yang dalam tradisi Arab disebut Ashama ibn Abjar (Raja Armah dalam bahasa Ge’Ez dan Amharik), dan ia menempatkan mereka di Negash.









