Islam Agama Terbesar Kedua di Ethiopia, Punya Sejarah Istimewa

islam di Ethiopia
islam di Ethiopia. (Foto: Net)

Etiopia adalah rumah bagi Harar. Menurut UNESCO, kota ini dianggap sebagai kota suci keempat dalam Islam. Kota ini memiliki 82 masjid, tiga di antaranya berasal dari abad ke-10, serta 102 makam.

Kota Harar terletak di Etiopia Timur dan memperoleh perannya sebagai pusat Islam pada abad ke-16 Masehi. Harar dikelilingi oleh djugel, tembok yang dibangun dari batu Hashi lokal yang diikat dengan lumpur dan kayu, dan mampu melindungi kota dari invasi Oromo yang bukan Muslim pada tahun 1567.

Baca Juga:  Mobil Golf Bantu Layani Jemaah Haji Indonesia di Mina

Harar mulai mengembangkan karakteristik kota Islam dengan munculnya mazhab Syafi’i pada abad ke-19, serta Harar berperan sebagai saluran penyebaran Islam di kalangan penduduk Oromo selama kampanye Islamisasi di bawah pemerintahan Amir Muhammad.

Ke-82 masjid di Harar telah berfungsi sebagai tempat ibadah dan tempat sosial bagi masyarakat. Setiap hari, laki-laki pergi dan shalat di masjid sementara perempuan shalat di rumah, meskipun pembangunan telah dimulai di daerah-daerah di mana perempuan juga dapat shalat. Masjid juga memungkinkan pembelajaran Islam seperti penafsiran Al Quran, bahasa Arab, dan prinsip-prinsip Islam.

Baca Juga:  Adzan Adalah Syiar Agama Islam yang Agung

Pengadilan Syariah telah ada di Ethiopia sejak negara tersebut menerima Islam dan pengaruh agama tersebut di daerah pesisir yang mengelilingi negara tersebut. Pengadilan tersebut secara resmi diakui oleh negara pada tahun 1942 ketika Proklamasi untuk Pendirian Pengadilan Khadi dikeluarkan.