
Cook Islands merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang memiliki keindahan luar biasa. Pasir pantai putih yang membentang ditambah ombak yang menari-nari dan pemandangan hijau pegunungan menjadikan kepulauan tersebut begitu sedap dipandang mata. Tak heran jika setiap tahunnya, Cook Islands dikunjungi sekitar 90 ribu wisatawan.
Houssain Kettani dalam “Muslim Population in Oceania” mengatakan, tak jelas berapa jumlah Muslim di Cook Islands. Pasalnya, perhitungan Muslimin tak ikut serta dalam sensus negara tersebut. Meski demikian, Kettani menaksir jumlah Muslimin di kepulauan itu sekitar 0,10 persen dari total penduduk sekitar 15 ribu jiwa.
Angka perkiraan tersebut didapat dari data sensus yang menunjukkan terdapat 616 orang atau sekitar 4,10 persen yang mengakui agama selain yang terdaftar.
Dalam perkembangannya, Cook Island lebih berhubungan dekat dengan Amerika Serikat. Bahkan, saat perang dunia kedua, negeri ini pernah menjadi lokasi lapangan terbang militer AS, lebih tepatnya di Pulau Penrhyn dan Aitutaki.
Meski tak banyak terlibat dalam perang, Cook Island merupakan koloni yang tak bisa luput dari perhitungan AS dan Inggris. Maka tak heran jika pengaruh Kristiani sangat kental di pulau tersebut.








