Doa Nabi Zakaria Meminta Dikaruniai Keturunan di Usia Lanjut

Doa nabi Zakaria meminta dikaruniai keturunan di usia lanjut. (Foto: Net)

MOESLIM.ID | Kisah yang disebutkan dalam surat Maryam yaitu nabi Zakariya alaihissalam yang tidak dikaruniai keturunan. Namun nabi Zakariya tak pernah putus asa dan terus memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar diberikan keturunan.

Sebagaimanan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman;

قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آَلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا

Baca Juga:  Kisah Dzulqarnain Membangun Benteng Pembatas Ya’juj dan Ma’juj

Ia (Zakaria) berkata ‘Ya Rabbku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Rabbku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku (yang mewarisiku) sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Rabbku, seorang yang diridhai’.” (QS. Maryam: 4-6)

Inilah yang dirasakan oleh nabi Zakariya hingga ia berada di usia tua. Ia terus memohon pada Allah untuk lepas dari kesulitan tersebut yaitu segera diberikan keturunan.

Baca Juga:  Mu’aqib Ad Dausi, Sang Pemegang Cincin Rasulullah

Tidak memiliki keturunan adalah masalah krusial yang sebagian orang tidak tahan dan tidak bisa bersabar akan hal itu. Sedangkan keadaan nabi Zakariya sudah tua nampak dari rambutnya yang beruban, dan istri nabi Zakariya juga seorang yang mandul.

Dalam doa Zakariya, ia bertawassul dengan pengabulan doa-doa sebelumnya. Ia mengungkit bahwa dahulu doa-doanya selalu terkabul, maka ia bertawassul dengan doa tersebut untuk mendapatkan doa yang ia pinta saat ini yaitu untuk mendapatkan keturunan.