Halimah As Sa’diyah Jadi Ibu Persusuan Rasulullah

Ilustrasi wanita di gurun pasir. (Foto: Net)

MOESLIM.ID | Dahulu, kebiasaan para pemuka bangsa Arab adalah mencarikan ibu susuan dari pedesaan bagi anak-anak mereka. Tujuannya agar badan anak-anak mereka lebih sehat dan kuat.

Karena memandang pengasuh atau ibu susuan yang berada di daerah perkotaan memiliki fisik yang lemah. Disamping itu, agar anak-anak mereka memiliki kemampuan berbahasa yang baik.

Oleh karenanya mereka mengirimkan bayi-bayi mereka ke pedesaan sampai usia delapan, kadang sepuluh tahun. Sebaliknya, orang-orang pedesaan itu sengaja pergi ke kota mencari bayi para pemuka Arab untuk disusui, dengan harapan agar namanya ikut terangkat.

Baca Juga:  Kisah Seorang Pelacur yang Memberi Minum Anjing Kehausan

Halimah binti Abu Dzuaib adalah wanita yang ditakdirkan Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menyusui Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Dia berasal dari kabilah Sa’diyah.

Sa’diyah adalah salah satu kabilah yang terkenal dengan wanita-wanita tukang menyusui, serta terkenal memiliki kemampuan berbahasa yang baik.