Sejarah Pernikahan Ali Bin Abu Thalib dan Fatimah

Ilustrasi mahar pernikahan. (Foto: Net)

Ali bin Abu Thalib hidup sejak kecil dalam kafalah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, beliau melakukan ini sebagai ungkapan terima kasih kepada bapaknya Abu Thalib yang juga paman beliau.

Sebagai balasan kebaikan atas pengasuhannya terhadap beliau sejak kecil dan pembelaannya terhadap beliau ketika dewasa di samping untuk meringankan Abu Thalib yang berharta minim tetapi berkeluarga besar.

Dengan latar belakang demikian, maka bisa dikatakan bahwa Ali bukan laki-laki berharta pada saat dia menikah dengan Fatimah, demi membayar maskawin kepada istrinya dia menyerahkan baju perang yang merupakan harta satu-satunya sekaligus senjatanya dalam menerjuni berbagai macam peperangan.

Baca Juga:  Kisah Al Khansa Binti Amr, Ibunya Para Mujahid

Imam Abu Dawud dan An Nasa’i meriwayatkan dari Ibnu Abbas berkata, ketika Ali menikah dengan Fatimah, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda kepadanya;

Berikanlah sesuatu kepadanya.” Maksud beliau sebagai mahar pernikahan. Ali menjawab; “Aku tidak punya apa-apa”.