
Selain menyediakan tempat ibadah, lanjutnya, sebagian besar masjid juga menghadirkan layanan tambahan seperti tempat istirahat, air minum, pengisian daya gawai, hingga layanan kesehatan sederhana bagi pemudik.
Abu Rokhmad berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan ke depan. Ia menilai, layanan masjid ramah pemudik berpotensi menjadi model pelayanan keagamaan yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Ke depan, kita ingin masjid semakin hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat momentum Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.(*)








