Shalat Bardain adalah Shalat Shubuh dan Ashar

Ilustrasi masjid di waktu shubuh. (Foto. Net)

MOESLIM.ID | Shalat Bardain adalah shalat Shubuh dan Ashar. Disebut Al Bardain (dua waktu dingin) karena keduanya dilaksanakan pada waktu dinginnya siang, tepatnya pada kedua ujung siang ketika suasana teduh dan tidak ada terik panas.

Istilah shalat bardain disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari Muslim dan yang lainnya, dari sahabat Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,

مَنْ صَلَّى الْبَرْدَيْنِ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Siapa yang shalat di dua waktu barad maka akan masuk surga”. (HR. Bukhari 574 & Muslim 1470)

Baca Juga:  Hukum Membaca Basmalah Sebelum Berwudhu

Dalam riwayat Ad Darimi, terdapat tambahan,

قِيلَ لأَبِى مُحَمَّدٍ : مَا الْبَرْدَيْنِ؟ قَالَ : الْغَدَاةُ وَالْعَصْر

Abu Muhammad ditanya, “Apa yang dimaksud dua waktu barad?”. Jawab beliau: “Shubuh dan Ashar.” (Sunan Ad Darimi, 4/291).

Dr. Musthofa Dib Bugha menjelaskan,

” البردين” صلاة الفجر وصلاة العصر سميا بذلك لأنهما يفعلان في بردي النهار وهما طرفاه حين يطيب الهواء

Shalat Bardain adalah shalat subuh dan shalat asar. Dinamakan demikian, karena shalat ini dikerjakan di dua waktu dingin yang mengapit siang hari, ketika cuaca udara sudah sejuk. (Ta’liqat Ala Shahih Bukhari, hadits no. 548).

Baca Juga:  Bolehkah Wanita yang Sedang Haid Ikut Ta’ziyah?

Maksud hadis ini adalah memberi motivasi bagi kaum muslimin untuk menjaga shalat subuh dan asar. Bagi lelaki berjamaah di masjid dan bagi wanita berusaha menjaganya agar selalu tepat waktu.