
Di Makkah, sebanyak 1.551 jemaah dari empat kloter telah tiba untuk menjalani umrah wajib dan persiapan menuju puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Dari sisi kesehatan, tercatat sebanyak 4.246 jemaah menjalani rawat jalan. Sebanyak 70 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), 101 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dan 42 orang masih menjalani perawatan di RSAS.
Sementara jumlah jemaah wafat hingga 30 April 2026 tercatat sebanyak 5 orang. Kemenhaj juga kembali mengingatkan seluruh pihak, termasuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), agar mematuhi aturan penyelenggaraan ibadah haji.
Maria menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi aktivitas non-prosedural yang dapat membahayakan keselamatan jemaah.
“Keselamatan dan perlindungan jemaah adalah prioritas utama. Tidak ada kompromi terhadap pelanggaran aturan dalam penyelenggaraan ibadah haji,” tegasnya.








