Keju Sudah Jadi Makanan Spesial di Zaman Rasulullah

MOESLIM.ID | Keju adalah sebuah makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet.

Hasil dari proses tersebut nantinya akan dikeringkan, diproses, dan diawetkan dengan berbagai macam cara. Dari sebuah susu dapat diproduksi berbagai variasi produk keju.

Makanan ini dikenal di seluruh dunia, tetapi diduga pertama kali dikenal di daerah sekitar Timur Tengah. Meskipun tidak dapat dipastikan kapan keju pertama kali ditemukan, menurut legenda keju pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang pengembara dari Arab.

Baca Juga:  Resep Membuat Lontong Sayur Nangka Padang yang Enak

Pada masa kenabian, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga ternyata pernah menyuguhkan makanan khas Barat (begitu ia disebut di era modern) usai menikahi Shafiyyah binti Huyay. Makanan yang disuguhkan salah satunya adalah keju.

Shafiyyah binti Huyay merupakan istri ke-11 Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dia berasal dari suku Bani Nadhir, di mana ayahnya adalah ketua suku di sana dan salah satu yang berasal dari Bani Israil yang bermukim di sekitar Madinah. Setelah menikah dengan Nabi, Shafiyyah memeluk Islam.

Baca Juga:  Bakso Iga Sapi Kuah yang Gurih dan Bikin Ketagihan

Dalam kitab Mukhtashar Shahih Al Bukhari karya Nashiruddin Al Albani disebutkan sebuah hadits tentang makanan yang disuguhkan Nabi shallallahu alaihi wasallam usai menikahi Shafiyyah.

Hadis tersebut berbunyi: “Wa qala Humaidun: sami’tu Anasan: bana An Nabiyyu shallallahu alaihi wasallam bi Shafiyyata fa alqaa at tamra wal aqitha wassamna,”. Yang artinya: “Humaid berkata: aku pernah mendengar Anas berkata: ketika menikahi Shafiyyah, Nabi shallallahu alaihi wasallam menyuguhkan kurma, keju, dan mentega,”.(dzn)

Referensi Lainnya, klik: https://www.jabarnews.com