Nasi Kushari Khas Mesir yang Lezat Penuh Warna

MOESLIM.ID | Kata kushari bukan berasal dari bahasa Mesir, karena makanan ini dibawa oleh tentara Inggris ke Mesir pada abad ke-19. Nasi Kushari adalah makanan khas mesir yang memiliki banyak ragam karena terdiri dari campuran bahan dasar seperti nasi tentunya, kemudian kacang lentil, makaroni, saus tomat, chickpea serta tambahan terakhir adalah bawang goreng yang ditabur.

Yang paling mencolok dari hidangan ini terletak pada penggunaan beras, yang dicampur dengan makaroni, kemudian diaduk dengan miju-miju atau kacang lunak. Setelah itu dibumbui dengan saus tomat, bawang putih, hingga bawang bombay goreng.

Baca Juga:  Mengenal Aneka Makanan Tradisional Khas Albania

Makanan yang merupakan hidangan nasional Mesir ini memiliki empat sumber karbohidrat. Hal itu menjadikannya sebagai makanan favorit saat makan siang di setiap gerai makanan selama 100 tahun lebih.

Kushari bermula pada pertengahan abad ke-19, pada waktu ketika Mesir menjadi sebuah negara dengan keragaman budaya dan ekonomi yang ditandai dengan jumlah penduduk yang signifikan.

Beberapa sumber menyatakan bahwa hidangan tersebut berasal dari India dan Italia, pada 1914 ketika orang-orang India berupaya untuk menggunakan lentil dan nasi Khichdi, orang-orang Italia menambahkan makaroni pada hidangan tersebut, selama beberapa waktu hidangan tersebut dijadikan sebuah hidangan untuk para prajurit Mesir, kemudian oleh warga negara Mesir.

Baca Juga:  Ayam Betutu Khas Bali yang Pedas dan Lezat

Koshari sangat terkenal di kalangan pekerja dan buruh. Hidangan tersebut dapat dibuar di rumah, dan juga disajikan sebagai hidangan tempat makan pinggir jalan dan restoran di seluruh Mesir.

Beberapa restoran secara khusus menghidangkan kushari ketimbang hidangan lain. Karena tidak mengandung produk hewani, hidangan tersebut dapat disantap oleh orang-orang vegan selama hidangan tersebut dimasak menggunakan minyak sayur.(bbs)