Sumber Penyakit Didominasi Pola Makan yang Tidak Baik

MOESLIM.ID | Di zaman modern ini, pola makan bisa jadi tidak terkendali. Banyaknya makanan dan minuman siap saji dengan kalori dan gula yang tinggi menyebabkan munculnya penyakit.

Kemudahan mendapatkan makanan dan minuman siap saji, jajan dan kue sebagai cemilan setiap saat juga menjadi pola hidup zaman modern. Tentunya manusia yang sangat minim bergerak karena dimanjakan oleh teknologi juga mendukung berbagai penyakit muncul dengan mudah.

Dalam ajaran Islam yang mulia, manusia diperintahkan oleh Allah agar makan secukupnya saja dan tidak berlebihan. Buruknya pola makan tidak hanya akan memicu timbulnya penyakit yang bersifat fisik semata, tetapi juga dapat memicu gangguan perilaku dan kejiwaan.

Baca Juga:  Resep Membuat Seblak yang Sehat Namun Tetap Nikmat

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوٓا

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.” (QS. Al A’raf: 31)

Ibnu Katsir menjelaskan tafsir ayat ini,

قال بعض السلف : جمع الله الطب كله في نصف آية : ( وكلوا واشربوا ولا تسرفوا )

“Sebagian salaf berkata bahwa Allah telah mengumpulkan semua ilmu kedokteran pada setengah ayat ini“. (Tafsir Ibnu Katsir: 3/384, Dar Thaybah)

Bahkan Nabi shallallahu alaihi wasallam menjelaskan bahwa perut manusia adalah wadah yang paling buruk yang selalu diisi.

Baca Juga:  Mencicipi Tabouleh, Makanan Khas Negeri Suriah

Secara medis, otak dan sistem pencernaan sebenarnya memang memiliki hubungan spesial. Usus kerap dianggap sebagai ‘otak kedua’ atau sistem saraf tubuh yang terbesar kedua setelah otak, dan lebih dari 60 persen sistem imunitas tubuh berpusat di sistem pencernaan. Usus terhubung dengan otak melalui ‘neurotransmitter’ dan di ususlah hormon membuat bahagia seperti serotonin diproduksi.

Oleh karena itu, setiap orang untuk menjaga pola makan dan juga benar-benar tegas dalam memilih makanan yang mereka konsumsi. Makanan yang enak belum tentu sehat, makanya seseorang perlu mengetahui makanan yang mereka konsumsi. Jangan asal telan.

Baca Juga:  Sambal Roa Khas Manado yang Pedas dan Bikin Nafsu Makan

Islam sudah menetapkan makanan yang halal. Makanan yang halal akan memengaruhi perilaku seseorang menjadi baik, sedangkan makanan yang haram akan berakibat sebaliknya.

Sebagai contoh, orang mabuk kerap kali berbuat di luar kendali. Hal ini karena alkohol yang terkandung dalam minuman keras merupakan bahan yang berbahaya bagi tubuh, untuk itu dan Islam tegas mengharamkannya.(bbs)