Al Khatib Al Baghdadi, Ahli Hadits dan Imam Para Hafizh (2)

Ilustrasi hijrah melewati padang pasir. (Foto: Net)

Kami berbincang-bincang sesaat, kemudian ia mengeluarkan secarik kertas dan berkata; “Hadiah adalah sunnah”. Al Khatib pergi dan aku mengamati pemberiannya itu ternyata itu adalah uang senilai lima dinar mesir.

Pada waktu yang lain, ia kembali naik ke atas dan meletakan uang yang sama. Apabila ia membaca hadits di masjid jami Damaskus, maka suaranya terdengar sampai di akhir masjid. Dia membacanya dengan dialek arab yang benar.

Makki Ar Ramli mengatakan, Al Khatib sakit pada pertengahan bulan Ramadhan 463 H. Kondisi kesehatanya semakin parah pada awal bulan Dzulhijjah hingga beliau meninggal pada tanggal 7 Dzulhijjah.(*)

Baca Juga:  Kisah Hamba yang Shalih dan Penyakit Jauh Dari Allah