Kisah Salim Bin Abdullah Bin Umar Bin Khathab (1)

Ilustrasi orang Arab jaman dulu
Ilustrasi orang Arab jaman dulu. (Foto: Net)

Salim tak hanya mirip dengan kakeknya, Al Faruq Umar bin Khathab, dalam bentuk fisik dan kezuhudan terhadap dunia yang fana, namun juga dalam keberaniannya menyampaikan kalimat yang benar meski berat resikonya.

Ia pernah menemui Hajjaj bin Yusuf untuk membicarakan tentang kebutuhan kaum muslimin. Hajjaj menyambutnya dengan baik, dipersilakan duduk di sisinya dan dihormati secara berlebihan.

Beberapa saat kemudian beberapa orang dibawa ke hadapan Hajjaj, pakaiannya compang-camping, wajahnya pucat dan semua dalam keadaan di belenggu. Hajjaj menoleh kepada Salim bin Abdullah dan menjelaskan; “Mereka adalah pembuat onar di muka bumi, menghalalkan darah yang telah Allah haramkan”.

Baca Juga:  Mimar Sinan, Arsitek Terbaik Dalam Sejarah Islam (1)

Dia mengambil pedang dan menyerahkannya kepada Salim sekaligus memberi isyarat kepada orang pertama, dia berkata kepada Salim; “Bangkitlah, dan tebaslah lehernya!”.(*)

Bersambung...