
Beliau berkata; “Anda benar, hal itu bisa membuat mereka tenang dan ridha”. Kemudian Amirul Mu’minin mengambil kertas dan ia tulis:
“Bismillahirrahmanirrahim. Ini adalah surat dari hamba Allah, Amirul Mu’minin Sulaiman bin Abdul Malik untuk Umar bin Abdul Aziz. Aku mengangkatmu sebagai khalifah penggantiku, dan setelah kamu adalah Yazid bin Abdul Malik, maka bertakwalah kepada Allah dan taatilah dia, janganlah kalian bercerai-berai karena akan mengakibatkan senangnya orang-orang yang menginginkan hal itu terjadi atas kalian”.
Kemudian beliau menutup surat itu dan menyerahkannya kepadaku, selanjutnya dikirim kepada Ka’ab bin Hamiz selaku kepala keamanan.
Lalu khalifah berkata; “Perintahkanlah seluruh keluargaku untuk berkumpul dan sampaikan bahwa surat wasiat yang berada di tangan Raja bin Haiwah adalah benar-benar pernyataanku. Lalu perintahkan mereka untuk membaiat kepada orang yang disebutkan namanya dalam wasiat itu”.(*)
Bersambung…








