Taubat Nashuha Jadi Pintu Kesuksesan Dunia dan Akhirat

Taubat nashuha pintu kesuksesan dunia dan akhirat. (Foto: Net)

MOESLIM.ID | Allah Subhanahu wa Ta’ala menganjurkan untuk melakukan taubat dan beristighfar, karena hal itu lebih baik daripada gemar melakukan dosa yang terus-menerus dilakukannya.

Ketahuilah wahai hamba yang bertaubat, semoga Allah memberikan taufiq kepada kita untuk melakukan taubat yang akan menghapus dosa sebelumnya dan semoga Allah membekali kita dengan takwa, bahwa taubat nashuha adalah fardhu ain atas setiap muslim.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 فَإِنْ يَتُوبُوا يَكُ خَيْرًا لَهُمْ ۖ وَإِنْ يَتَوَلَّوْا يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ عَذَابًا أَلِيمًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۚ وَمَا لَهُمْ فِي الْأَرْضِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Kemenag Rekrut 500 Dai Wilayah 3T

“Maka jika mereka bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengadzab mereka dengan adzab yang pedih di dunia dan di akhirat dan mereka sekali-kali tidak mempunyai seorang pelindung dan penolong pun di muka bumi.” (QS. At Taubah: 74)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

أَفَلَا يَتُوبُونَ إِلَى اللَّهِ وَيَسْتَغْفِرُونَهُ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Maidah: 74)

Baca Juga:  AICIS 2024 Hadirkan Para Akademisi Internasional

Karena itulah, Nabi Shallallahu alaihi wasallam selalu memperbanyak taubat dan istighfar (memohon ampunan), sehingga para Sahabat beliau Radhiyallahu anhum menghitung ucapan beliau dalam suatu majelis:

رَبِّ اغْفِرْلِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُوْرُ

“Wahai Rabb-ku ampunilah aku, terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Pengampun. Sebanyak seratus kali“. (HR. At Tirmidzi: 3434 dan Ahmad: II/21)