Doa Meminta Ketegaran Dalam Menghadapi Segala Urusan

Doa meminta ketegaran. (Foto: Net)

MOESLIM.ID | Suatu ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda kepada Jarir Bin Abdillah Al Bajali Radhiyallahu anhu; “Wahai Jarir!. Buat aku nyaman dari Dzul Khalashah dengan melenyapkannya”.

Dzul Khalashah adalah sebuah bangunan terdapat berhala di sana milik Khats’am yang biasa disebut dengan Ka’bah Yamaniyah.

Kemudian Jarir pun segera bertolak bersama 150 ksatria berkuda. Dan Jarir saat itu mengeluhkan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam tentang dirinya yang tidak bisa duduk mantap di atas pelana kudanya.

Baca Juga:  Tidur Saat Khutbah Jumat, Apakah Batal Wudhunya?

Lalu Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menepuk dada Jarir, dan mendoakannya; “Ya Allah, teguhkanlah ia, dan jadikan ia pemberi petunjuk sekaligus mendapat petunjuk”. (HR. Bukhari, no 3020)

اللَّهُمَّ ثَبِّتْنِي وَاجْعَلْنِي هَادِيًا مَهْدِيًّا

“Ya Allah, teguhkanlah aku, dan jadikanlah aku sebagai pemberi petunjuk dan sekaligus mendapat petunjuk”.

Dalam doa ini terkandung permohonan agar diberi ketegaran dan kekokohan dalam segala hal, baik tegar secara fisik maupun mental, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.