Ujian Kehidupan Adalah Sunnah Kauniyah Bagi Setiap Muslim

Ilustrasi ujian hidup seorang Muslim. (Foto: wallpapercave.com)

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

 وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا تَذْهَبُ الدُّنْيَا حَتَّى يَمُرَّ الرَّجُلُ عَلَى الْقَبْرِ فَيَتَمَرَّغُ عَلَيْهِ وَيَقُولُ: يَا لَيْتَنِي كُنْتُ مَكَانَ صَاحِبِ هَذَا الْقَبْرِ وَلَيْسَ بِهِ الدِّينُ إِلَّا الْبَلَاءُ

“Demi yang jiwaku berada di tangannya! Dunia ini tidak akan fana, kecuali setelah ada seseorang yang melewati sebuah kuburan dan merenung lama di dekatnya seraya berkata, ‘Seandainya aku dulu seperti penghuni kubur ini. Bukan agama yang mendorong dia melakukan ini namun hanya ujian saja”. (HR. Muslim no. 7302)

Baca Juga:  Tips Menghilangkan Stres Dengan Manfaat Peppermint

Semakin kuat iman seseorang, maka ujian yang akan diberikan oleh Allah akan semakin besar. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam pernah ditanya oleh Sa’d bin Abi Waqqash Radhiyallahu anhu:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلاَءً قَالَ الأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الأَمْثَلُ فَالأَمْثَلُ فَيُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَإِنْ كَانَ دِينُهُ صُلْبًا اشْتَدَّ بَلاَؤُهُ وَإِنْ كَانَ فِى دِينِهِ رِقَّةٌ ابْتُلِىَ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ

“Ya Rasulullah! Siapakah yang paling berat ujiannya?” Beliau menjawab, “Para Nabi kemudian orang-orang yang semisalnya, kemudian orang yang semisalnya. Seseorang akan diuji sesuai kadar (kekuatan) agamanya. Jika agamanya kuat, maka ujiannya akan bertambah berat. Jika agamanya lemah maka akan diuji sesuai kadar kekuatan agamanya”. (HR. At Tirmidzi no. 2398, An Nasai no. 7482, Ibnu Majah no. 4523)

Baca Juga:  Tips Aman Makan Daging Kambing Bagi Penderita Hipertensi

Beliau Shallallahu alaihi wasallam juga pernah bersabda:

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

Sesungguhnya besarnya pahala tergantung dengan besarnya ujian. Sesungguhnya, apabila Allâh mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya. Siapa yang ridha dengan ujian itu, maka ia akan mendapat keridhaan-Nya. Siapa yang membencinya maka ia akan mendapatkan kemurkaan-Nya. (HR. At Tirmidzi no. 2396 dan Ibnu Majah no. 4031)

Baca Juga:  Tips dan Manfaat Daun Meniran Untuk Kesehatan

Ujian yang diberikan oleh Allah Azza wa Jalla adalah rahmat (kasih sayang) Allah Azza wa Jalla kepada seluruh manusia terlebih lagi untuk kaum Muslimin.(yhd)