Madzhab Syafi’i dan Pembela Sunnah Rasulullah

Masjid Al Aqsa tempat ibadah bagi umat Islam. (Foto: Net)

Imam Syafi’i juga mempunyai guru di kota Baghdad, yaitu Imam Muhammad bin Hasan. Yang merupakan murid dari Imam Abu Hanifah. Di sinilah Imam Syafi’i mempelajari mazhab Hanafi.

Gurunya yang lain di kota Baghdad masih banyak, seperti Imam Waki bin Jarrah, Hammad bin Usamah Al Kufi, dan lain-lain. Setelah di tinggal beberapa lama di Baghdad, Imam Syafi’i kembali ke Mekah, untuk mengajarkan ilmunya.

Imam Yahya bin Sa’id Al Qaththan mengatakan; “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih cerdas dan lebih alim dari Imam Syafi’i. Dan aku selalu memberikan doa khusus untuk Imam Syafi’i di setiap shalatku”.

Baca Juga:  Hukum Saweran Pada Acara Pernikahan, Bolehkah?

Imam Ahmad berkata; “Aku belum paham tentang nasikh dan mansukh hadits, hingga berguru kepada Imam Syafi’i”.

Setelah menjadi seorang ulama besar, Imam Syafi’i mempunyai murid-murid yang tersebar di berbagai wilayah Mekah, Baghdad dan Mesir. Mereka inilah yang kemudian menyebarkan ilmu Imam Syafi’i ke penjuru dunia.