
Contoh murid yang di Mekah Abu Bakr Abdullah bin Zubair Al Asdi Al Humaidi. Adapun contoh murid yang di Baghdad seperti Abu Tsaur Al Kalbi. Dan contoh murid yang di Mesir adalah Abu Ya’qub Yusuf bin Yahya Al Buwaithi, dan Abu Ibrahim Isma’il bin Yahya Al Muzani.
Kitab-kitab yang diatasnamakan kepada Imam Syafi’i terbagi menjadi dua, yaitu kitab karya Imam Syafi’i sendiri, misalnya kitab Al Umm, kitab Al Imla dan kitab Ar Risalah. Jenis yang ke dua adalah ringkasan dari kitab-kitab karya Imam Syafi’i. Misalnya kitab Mukhtashar Al Muzani dan kitab Mukhtashar Al Buwaithi.
Menurut sebagian ahli sejarah, beberapa kitab ini kemudian diringkas oleh Imam Haramain Al Juwaini menjadi kitab yang baru dan diberi nama An Nihayah.
Kemudian Imam Ghazali meringkas kitab An Nihayah menjadi kitab yang baru dan diberi nama Al Bashith. Kemudian diringkas lagi menjadi kitab Al Wasith. Kemudian diringkas lagi menjadi kitab Al Wajiz.
Kemudian Imam Ar Rafi’i meringkas kitab “Al Wajiz” menjadi kitab “Al Muharror”. Kemudian Imam Nawawi meringkas kitab ini menjadi kitab “Minhajut Thalibin”, yang merupakan salah satu kitab terpenting dalam madzhab Syafi’i.(*)








