Moeslim.id | Bingke berendam adalah jajanan tradisional Indonesia khas Pontianak, Kalimantan Barat, yang menjadi ciri khas sebagai takjil buka puasa. Disebut berendam karena disajikan dengan sedikit kuah manis (seringkali dari karamel gula), dan seringkali dibentuk menyerupai bunga segi enam.
Secara rupa, kue ini memiliki warna kuning dengan bagian kulit luar yang kecoklatan. Biasanya, bingke ini dimasak dengan menggunakan suatu loyang besar yang berbentuk seperti bunga segi enam.
Setelahnya, bingke yang sudah matang ini dipotong-potong sama rata mengikuti pola dari loyang tersebut. Dinamakan sebagai bingke berendam karena ketika kue ini disajikan, di bagian bawahnya kerap ada sedikit air manis bawaan dari adonannya.
Makna dari bentuk bunga pada Bingke berendam adalah untuk menggambarkan kehidupan yang tidak selalu berjalan sesuai keinginan, adakalanya naik dan turun.
Kue bingke ini sudah ada sejak 30 tahun lalu di Pontianak. Kue bingke ini mulai dikenal masyarakat Pontianak pada saat bulan suci Ramadhan.









